Login

 

 
 

Forum Peta: Salam Kenal

 
 
 
TopikSalam Kenal
Penulis  gepees

(GMT) 08:32:06 Jumat, 04 Agustus 2006 

Tanggapan : 9

Dilihat: 1803

Kategori : Peta 


Para anggota yang pinter-pinter ...

Saya pengen tanya, apakah ada perusahaan di indonesia yg bisa dianggap perusahaan 'one stop shopping' di bidang GPS, peta kota besar di Indonesia, dan GPS accessories?

Saya salut atas usaha kalian bersama untuk mewujudkan digital peta di indonesia. Boleh saya tahu sampai di mana accuracy peta yang sudah terwujud di situs ini? Dan apakah ada tujuan untuk suatu saat menyumbangkan hasil karya kalian ke pemerintah Indonesia supaya bisa dijadikan 'public domain' yg akan menguntungkan semua masyarakat?

Mohon maaf kalau pertanyaan saya yg terakhir bisa dianggap tidak pada tempatnya. Cuman saya merasa kalo kalian adalah orang-orang yg berjiwa membangun untuk kepentingan masyarakat yg luas. Jadi kalo ada tujuan tsb., mungkin pemerintah juga akan punya motivasi buat menyumbang dana buat mempercepat usaha kalian untuk mencapai tujuan utama.

Terus terang, saya belum pernah punya GPS, cuman kok menarik sekali topic ini. Moga-moga dengan belajar di forum ini saya bisa suatu hari menyumbangkan sesuatu.

Terima kasih!
gepees

 

 Halaman : 1  

 
Tanggapan

trie, (GMT) 12:42:54 Senin, 07 Agustus 2006)

 

Terima Kasih atas kritiknya yang membangun, disini kita coba untuk lebih akurat lagi dalam sisi kordinat petanya itu sendiri, terus terang bagi saya untuk coba meregister peta untuk menjadi peta digital itu tidaklah mudah karena harus berpatokan pada sistem geodesi yang kita anut yaitu WGS 84, nah dari situ kita harus benar-benar detail membuat peta digital tersebut dan diusahakan 0% error nya. Untuk disumbangkan ke pemerintah sih bagi saya oke2 aja, kan sudah ada BAKOSURTANAL dan Instansi lainnya (ESDM)yang menangani masalah peta ini (baik digital atau bukan). Maaf kalo jawaban saya tidak memuaskan oke

SyaifulA, (GMT) 05:45:02 Rabu, 09 Agustus 2006)

 

Ikut urun rembug yaa.. utk pertanyaan ke-2, mungkin itu "hak" pengurus utk menjawab, mau nyari sumbangan ke perintah apa tidak. Tapi, pada awalnya milis ini terbentuk(ini yang saya tahu) adalah untuk Navigasi ke suatu titik yang unik di muka bumi ini (Rest/SPBU/Objek Wisata dlsb)dgn segala keterbatasan ketelitian beragam merk alat, letak tsb "ada dan mudah dicari" yang ingin diketahui oleh segelintir orang SAJA, tanpa "mengabaikan" keakurasian dari data yang diperlukan (at the moment!).
Pemerintah sendiri msh "cakar2an" dlm menentukan system yang cocok utk semua kebutuhan KARENA kita tdk punya Peta Dasar dgn Skala Perencanaan utk seluruh Indonesia dan utk membuat itu pemerintah msh "ngemis" dr Loan/ADB/WB dan itupun "baru" jadi peta Rupabumi dgn skala 1:25000 sumatera/Jawa dsk dan 1:50.000 Kalimantan dst.Untuk itu pemerintah coba menengahi via Bakosurtanal.
Jadi utk sementara kita nikmati saja dulu peta digital yang ada dr Navigasinet ini.
Salam kenal lagi,
SyaifulA

gepees, (GMT) 00:22:40 Kamis, 10 Agustus 2006)

 

Makasih atas rembukan-nya. Yg saya nggak ngerti itu, kenapa begitu susah buat pemerintah untuk membuat database buat tempat2 menarik yg ada di bumi tanah air, terutama peta jalan, dst. Bukan-nya satelit palapa punya kemampuan buat bikin areal foto yg detail? Kalo nggak, mungkin kita harus beli yg punya kemampuan survey begitu? (He he he ... enak aje ngomong, kaya mau beli mobil aja, emang duit dari mana?) Mungkin satelit negara lain bisa dipinjam buat keperluan itu? (tentunya dengan cara yg tidak mengancam keamanan negara) Dari sana kan bisa di buat peta yg lumayan akurat? Sorry, mungkin saya nggak ngerti apa2, jadi naif.

Kalo anggota situs ini bisa memakai alat2 yg begitu minimal dan bisa menghasilkan peta2 yg lumayan akurat, masa pemerintah nggak bisa?

Saya lagi bermimpi, kalo suatu saat, kita nggak perlu tanya setiap warung kopi untuk mencapai suatu tujuan baru. Begitu banyak aplikasi yg bakal memanfaatkan peta digital yg akurat. Saya bayangkan lagi jalan2 di luar kota/pulau dan lagi lapar, eh GPS bilang ada restoran khas daerah itu, cuman 5 menit dari sini, yaamm.

Kalau negara2 maju sudah bisa mempunyai peta digital begitu lengkap (seperti Google Earth), masa kita nggak bisa cuman buat peta jalan digital? Saya berpikir, pasti ada cara untuk mancapai tujuan ini dengan biaya yg terjangkau oleh anggaran negara.

Kalo soal system yg cocok untuk semua kebutuhan, bukannya bisa ambil case study dari negara lain yg mempunyai kebutuhan yg mirip? Paling nggak kalo udah setuju dng suatu system, kan bisa mulai berjalan dengan tujuan yg sama, dari pada nggak bergerak sama sekali.

Kiranya, seperti yg Bang Syaiful bilang, sementara kita nikmati aja yg ada di sini ...

Buyung Akram, (GMT) 05:47:06 Kamis, 10 Agustus 2006)

 

Citra satelit hanya bisa memotret bentuk bangunan tapi tidak bisa memberi info bangunan apa itu, namanya, nomor telponnya or detil alamatnya Untuk memperoleh informasi itu mesti datangin langsung ke objeknya dan bisa dibayangkan berapa banyak objek yang mesti didatengin dan itu semuanya tidak memerlukan biaya yang tidak sedikit.
Google Earth cuman menampilkan peta citra satelit saja, sedangkan data-data objek yang ada didalamnya diambil dari data digital yang sudah ada, dan mengingat pembangunan di negara maju lebih teratur dan terencana sehingga prose update yang pelu dilakukan bisa jauh lebih mudah.
Jadi pengumpulan data dari apa yang ada saat ini merupakan effort terbesar dan butuh dana yang tidak sedikit. Ga usah muluk-muluk deh, bagaimana kalu dimulai dari anda sendiri dengan cara mengumpulkan kordinat GPS objek-objek penting semisal bank/atm, apotik, minimarket, kantor pos, polisi, rumah sakit, supermarket dll yang ada, cukup dalam radius satu kecamatan dengan dimana anda tinggal saat ini dan submit ke situs ini. Cukup nama dan jenis objeknya saja, tapi kalau bisa sampai detil kealamat dan nomor telpon tentu akan sangat "wahhhh" sekali Ntar ketahuan dan ngerasain sendiri deh seberapa besar effortnya

kawanua, (GMT) 06:05:58 Kamis, 10 Agustus 2006)

 

Salam kenal. Saya masih newbie disini, dan tertarik dgn diskusi peta digital. Saya juga kepingin suatu waktu kita punya peta digital "public domain" jalan raya untuk seluruh Indonesia. Kalo tujuannya ingin membuat peta jalan digital yg akurat untuk routing seperti yg ada di negara2 maju, maaf saya agak pesimis. Kalo saya bandingkan seperti yg ada di Jepang/Eropa/Amrik, peta digital jalan raya mereka itu dikelola pihak swasta dgn investasi yg sangat mahal (milyaran US dollar). Google sendiri yg punya banyak $$$ masih harus membeli dari perusahaan lain. Kondisi ekonomi kita kayaknya belum mampu untuk menunjang ongkos tsb.

Buat saya pribadi, kalo bisa dapetin peta gratis yg cukup untuk map-matching dan nyari POI-in-vicinity udah lebih dari cukup. Nggak bisa routing/guidance juga nggak apa2...:-)

Kunci utama mungkin perlu adanya industri/perusahaan yg mau menjadi motor penggerak, seperti yg dilakukan Toyota dgn Kiwi-format di Jepang.

SyaifulA, (GMT) 06:44:12 Kamis, 10 Agustus 2006)

 

Mas gepees yth,
kalo gitu yaa selamat menikmati peta yg ada dan syukur2 permintaan Om Silhouette bisa dipenuhi biar data2 yang ada bisa di update. Tapi, kalo nanya kenapa pemerintah begitu .... yaaa panjang banget utk jelasainnya. Nanti2 aja kalo pengurus ngundang kita buat kumpul lho.
Sejak jaman kuliah dulu, awal 1981an, pertanyaan Mas Gepees udah menjadi issue .. daaaan yaa masih sampai sekarang, krn memang masalahnya suangat kompleks !
Salam,
SyaifulA

gepees, (GMT) 04:45:04 Jumat, 11 Agustus 2006)

 

Makasih atas penjelasan-nya. Saya jadi mengerti kenapa data-nya susah di dapat. Iya juga, satelit nggak bakal kasih tau itu object apa. Wah, kalo di pikir jalan-jalan kecil, gang-gang, rumah nomer 31 1/4, dsb., bisa ada ribuan yg ada di satu kecamatan. Hmmm, mungkin bisa interpolasi data buku telpon dengan beberapa kordinat penting untuk menhasilkan kordinat ancer-ancer? Cuman mesti tahu jarak tiap rumah juga ... Menarik sekali ...

Iya deh, saya nggak muluk2 dulu. Terus terang, saya belum punya GPS, jadi sebetulnya ya belum bisa menikmati dan menyumbang. Tapi ... betul2 menarik.

Selain data buku telpon, ada data ttg 'kapling' nggak ya (digital maupun bukan)? Wah, kalo semua data yg ada di masukkan ke database, mungkin bisa di ambil kesimpulan-kesimpulan ... Cuman jalan2 di negara kita banyak yg nggak lurus ...

Sorry, sorry, muluk2 lagi, cuman pikiran saya lagi berputar, gimana cara-nya supaya kita nggak harus ambil kordinat buat setiap object ...

Ok deh, moga2 saya bisa punya GPS untuk bisa mulai jadi 'orang yg berguna' di situs ini. :-)

Stefendy, (GMT) 04:07:22 Senin, 14 Desember 2009)

 

buka - buka postingan lama...... dan sekarang sudah ada buktinya...selamat menikmati dan siap - siap donlot peta terbaru Desember 2009

Boedi, (GMT) 14:46:54 Senin, 14 Desember 2009)

 

Suatu perjalanan yang panjang...
Yang tadinya masih di awang awang sekarang jadi kenyataan....Hidup Bos Buyung....


Anda diharuskan login terlebih dahulu sebelum memberi tanggapan.
navigasi.net 2003 - 2026