Login

 

 
 

Forum Peta: Ke Ciater dengan peta 1.68

 
 
 
TopikKe Ciater dengan peta 1.68
Penulis  oncen

(GMT) 14:06:07 Senin, 28 Desember 2009 

Tanggapan : 18

Dilihat: 3845

Kategori : Peta 


Tanggal 26 Des kemarin untuk pertama kalinya Garmin 780 (terinstall navnet 1.68 dan City Navigator 5.01) dijajal untuk perjalanan jauh, mode yang digunakan adalah faster time. Setelah keluar dari tol Cikarang, diarahkan melalui jalan-jalan di Purwakarta yang berkelok-kelok, peta sempat mengarahkan ke jalur gang sempit yang berujung ke jalan buntu (?) Setelah bertanya-tanya dengan rada kagok ke penduduk desa, kembali ke jalan utama lagi sampai akhirnya tiba dengan selamat ke Ciater.

Sorenya dari Ciater pergi ke rumah sosis, ternyata sekali lagi peta ini menunjukkan keanehan dengan menjuruskan ke gang sempit yang hanya muat 1 mobil saja dan jauh dari tujuan, sekali lagi dengan bantuan informasi penduduk kembali ke jalan raya lembang sampai ke rumah sosisnya.

Tapi begitu kembali lagi ke Ciater (malam hari) peta ini kehilangan destination point-nya dan kami nyaris kelewatan karena kondisi yang sangat gelap.

Tanggal 27 dan 28 tidak ada masalah yang kami hadapi lagi sampai pulang kembali ke Jakarta... pheww...

Sebelumnya di daerah Cempaka Baru juga sempat diarahkan ke gang sempit yang sepertinya tidak muat 1 mobil, entah kenapa ya?

 

 Halaman : 1  

 
Tanggapan

Buyung Akram, (GMT) 14:22:05 Senin, 28 Desember 2009)

 

Tidak semua jalan yang ada di peta navnet di lakukan crosscheck ke lapangan untuk mengetahui apakah suatu jalan itu hanya muat satu mobil atau tidak. Kami tidak punya dana untuk melakukan hal seperti itu (namanya juga peta gratis). Justru dari pengalaman pribadi seperti anda inilah kami mengharapkan informasi masukan daerah/jalan mana saja yang tidak layak/terlalu sempit untuk dilalui mobil.

Jadi adakah informasi yang bisa anda kontribusikan sebagai pengguna peta gratis kami untuk melengkapi peta sehingga pengalaman anda tersebut tidak dialami pengguna peta lainnya ?

Boedi, (GMT) 14:50:20 Senin, 28 Desember 2009)

 

Aneh ya...auto route perjalanan jauh mungkin dari jakarta tujuan akhir ke Lembang..Kalau di set faster time mestinya akan dilewatkan jl tol mungkin keluar pasteur ke setiabudi lembang atau mungkin lewat atas Subang sampai lembang atau keluar di padalarang trus masuk sersan bajuri keluar di lembang...
Tapi faster time bisa masuk ke jalan jalan kecil.....ini yang aneh...mungkin salah setting atau ditengah perjalanan di set jadi jalan terpendek...
Sekali lagi kalau aneh cek setting atau recalculate atau tanya warung rokok sebelum masuk ke jalan yg sempit gak bisa muter lagi...

dedy, (GMT) 15:06:31 Senin, 28 Desember 2009)

 

di gps disebutkan di install 2 peta. peta cn 5.01 dan navigasi 1.68. mungkin bisa diklarifikasi yang diaktifkan peta mana? dan kalau ternyata peta navigasi yg diaktifkan kok rasanya aneh. karena peta navigasi sudah set kelas jalan dan speed secara cukup akurat

semoga bisa segera diklarifikasi untuk perbaikan peta navnet

wahyust1, (GMT) 15:14:39 Senin, 28 Desember 2009)

 

Tul, jangan2 peta dua2nya aktif... si GPS jadi bingung...
Saya pakai 1.63 waktu mudik tidak masalah... kalau tidak ada perubahan berarti dikelas jalan dan speed mestinya tidak ada masalah jg dengan routing, apalagi sampai diarahkan ke gang buntu koq rasanya tidak mungkin ya?...

oncen, (GMT) 21:25:50 Senin, 28 Desember 2009)

 

Di map info keduanya sih dicentang, mungkin ini yang bikin bingung ya?

Saya baru pertama kali ke Ciater,dan baru punya nih gps, sehingga kemarin tidak mencatat jalan2 yang buntu itu, mohon maaf...

Rute awal adalah Jakarta-Kelapa Gading ke Ciater Spa langsung, rute pulang adalah Ciater Spa, susu murni, rumah sosis lagi, kartika sari bandung langsung tol cileunyi.

Next time akan saya catat jika ditemukan kesalahan, thanks atas tanggapannya.

LatLon, (GMT) 00:26:55 Selasa, 29 Desember 2009)

 

Oncen, aktifkan "track log" setiap kali bernavigasi dgn GPS. Ini akan sangat membantu untuk menginformasikan kekeliruan yang seperti anda alami. Setelah itu kirim ke sini untuk diperbaiki.

ndip, (GMT) 00:42:54 Selasa, 29 Desember 2009)

 

Bang Oncen, saya pernah mencentang dua peta: peta CN dan Navnet. Hasilnya, yang keluar adalah peta CN alias peta Navnet tertimpa peta CN. Coba Anda centang peta Navnet saja.
Yang kedua, coba setting avoidance setup agar menghindari jalan2 kecil misal dg mencentang minor roads atau kalo perlu medium roads.
Kalo saya pribadi, lebih sreg kalo dicoba dulu dg menggunakan Mapsource route yg akan saya ambil, terutama utk perjalanan yg memang saya rencanakan, misal ke tempat kondangan, liburan, mudik, dsb. Kalo perlu saya tambahkan beberapa waypoint utk perjalanan yg menurut saya nyaman & aman. Setelah yakin dg route tsb, baru saya transfer ke GPS device kita.

wawingbs, (GMT) 01:48:03 Selasa, 29 Desember 2009)

 

@pak oncen: sesuai keterangan anda, mencentang ke-DUA peta CN + navnet..


peta yang anda gunakan adalah CN yg mengarahkan anda melalui gang kecil...
untuk menggunakan navnet anda disarankan HANYA men-centang navnet...karena secara default, di Sumatra + Jawa + Bali CN akan menimpa navnet...

dan seperti saran pak Ndip, avoidance-nya disesuaikan terlebih dahulu...
GPS itu seperti HP, kalo mo internetan, ya gprs / edge di setting dulu sesuai kartunya....trus gak bisa langsung pake...tetep diperlukan kejelian user untuk memilih rute, dan jangan hanya percaya pada perangkat elektronik 100% karena GPS hanyalah alat yg membantu memudahkan kita

semoga berguna, mohon maaf bila terdapat kata2 yg menyinggung
*hayuu ah sambil ngopi pagi*

Boedi, (GMT) 03:15:54 Selasa, 29 Desember 2009)

 

Jadi kesimpulannya sebelum berangkat masuk ruang briefing bersama keluarga untuk membicarakan tempat yg akan dituju...buka firefox...search hotel, tempat makan, info wisata, liat photo2nya dll.
Buka Mapsource dg peta navigasi.net...tentukan route...setelah ok pindahkan ke GPS.
Panaskan F16 (seperti pilot kalau mau perang) atau C160 biar bisa angkut keluarga.
Berangkat dg route yg sudah siap....
Masih kesasar....mampir tukang indomie sampil tanya tanya...
Selamat Bertahun Baru 2010
Salam Navigasi

LatLon, (GMT) 05:19:29 Selasa, 29 Desember 2009)

 

Betul Oom Boedi, tidak perduli akan menggunakan peta apa saja, "Flight-Plan" memang harus sebelum bernavigasi ria agar tidak salah landing apalagi sampai terjebak dalam turbulance yang berkepanjangan.

dedy, (GMT) 05:37:04 Selasa, 29 Desember 2009)

 

http://www.detikinet.com/read/2009/12/29/102143/1267520/398/andalkan-gps-suami-istri-terjebak-3-hari-di-hutan

kalau ada kejadian gini gimana hayoo

wawingbs, (GMT) 05:57:42 Selasa, 29 Desember 2009)

 

@pak dedy: merek GPS-nya garmin....? peta taun berapa...?



wawingbs, (GMT) 05:59:08 Selasa, 29 Desember 2009)

 

ternyata GPS bundling TOYOTA amrik...


hehehee....untung bukan pake navnet...

herwinad, (GMT) 06:17:41 Selasa, 29 Desember 2009)

 

mas oncen...
saya pernah coba trip jakarta-ciater-bandung-jakarta beberapa kali pake peta navnet 1.61 dan 1.63.
pernah keluar tol sadang dan diarahkan langsung ke ciater lewat jalan cagak.
pernah juga tes keluar tol purwakarta, masuk kota purwakarta dan diarahkan langsung ke ciater lewat kawasan PTPN perkebunan sawit...
pernah juga keluar tol pasteur dilanjutkan melalui gegerkalong dan masuk lembang kemudian tiba di ciater...
semua lancar dan sesuai dengan jalan2 yang pernah saya lalui tanpa GPS..
bahkan saya pernah mencoba autorouting dengan belok ke jalan lain yang tidak disarankan, dan bisa sampai ke ciater juga kok...

oncen, (GMT) 08:59:05 Selasa, 29 Desember 2009)

 

Bapak-bapak semua, terima kasih atas tanggapan dan sarannya, sangat berguna buat saya yang masih kampungan soal GPS

Om Herwinad, waktu perjalanan ke Ciater, sama rute-nya dengan saya tuh: keluar tol purwakarta, masuk kota purwakarta dst, cuma ada acara masuk gang buntu yang berjenis offroad . Mungkin dikarenakan City Navigator 5.01 nya juga aktif seperti kata om Wawing.

Akan saya aktifkan tracklog-nya.

Boedi, (GMT) 09:14:10 Selasa, 29 Desember 2009)

 

Jangan Lupa petanya Navigasi.net terbaru.
CN nya buat cadangan....

oncen, (GMT) 11:02:37 Selasa, 29 Desember 2009)

 

Btw gimana cara ambil tracklog-nya ya? Saya buka di mapsource ada, tapi bagaimana cara import-nya?

wawingbs, (GMT) 11:10:31 Selasa, 29 Desember 2009)

 

@pak oncen:

1. Buka mapsource
2. Transfer From Device (routes aja, ini kata lain dari tracklog)
3. Edit dulu tracklognya, sesuai kebutuhan, jangan terlalu banyak (contoh: tracklog harian selama 2 minggu trus di upload semua) pilih yang sangat penting untuk masukkan, biar mapdeveloper gak bingung...
4. Langsung klik file, drop down-nya save as *.gpx
5. Inget2 file-nya dimana
6. Ke file *.gpx tadi via explorer
7. Rubah jadi *.zip pake winzip
8. File *.zip tersebut anda attach di thread dimana ingin anda sumbang..
9. Beri keterangan sebaik mungkin di postingan anda


10. Selamat mencoba


Anda diharuskan login terlebih dahulu sebelum memberi tanggapan.
navigasi.net 2003 - 2026